Mengukir Diri

“Berhati-hati mengukir diri”

Ketika kau bertanya mengapa hidup ini harus ada? Lalu kau coba merenung atas setiap peristiwa. Maka prlahan kau akan menemukan tentang hakikat hidup sebenarnya. Kini waktu makin berjalan dan umurmu makin beranjak dewasa. Lalu kau mulai merasa bahwa hidup ini kadang tak adil padamu. Dengan mudahnya kau menorehkan noda dalam jiwamu dengan lantunan kata yang mengecilkan diri mengkerdilkan nurani. Di saat itu juga kau akan menjadi seorang yang rendah diri.

Andai kau tau, setiap apa yang terjadi hanyalah rentetan kisah telah terukir di langit. Beragam kejadian yang implisit maupun ekspilisit tak kau sadari adalah “cambuk” untuk menjadikanmu sesuatu. Apakah kejadian itu akan menjadikanmu menjadi seorang yang besar atau justru sebaliknya, menjadikanmu kerdil.

Maka ketika “cambuk” itu datang, waspadalah. Banyak dari kita mungkin tak sadar bahwa Ia akan menjelma menjadi sesuatu yang menyakitkan yang tiba-tiba menusuk relung hati, menancapkan luka di dada. Namun, dalam fenomena lain, Ia akan menjadi Pendorong yang mencoba selalu mengajak untuk dirimu secara manis, lembut. Tahukah itu? Itu adalah pujian. Perlahan Ia menghanyutkan, tapi jika kau tak segera sadar kau akan terbuai dan akhirnya justru mengalami kemunduran. Perlahan tapi pasti, pujian membuat diri terlena  dan terlupa akan perjuangan yang harus selalu dijalani.

Kita akan menjelma menjadi sosok seperti apa ukiran itu dibuat. Menjelma menjadi pribadi yang telah ditempa dan “digodhok” dalam kenyataan suka dukanya hidup ini. Tinggal bagamana kita menjalaninya itulah level diri kita.

Bagaimanakah level setiap orang itu? Kau akan temui di tulisan berikutnya 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s