Menjadi Pemilih C3rdas

Dalam tulisan ini, saya tidak akan menyebutkan nama-nama yang sudah sering muncul di TV. Saya tidak juga mention ke pihak-pihak yang sedang mencalonkan diri dalam Pilkada. Namun, saya mencoba ingin “nimbrung” berdialektika dengan fenomena Pilkada di tahun 2017 ini

Pilkada maupun pemilu di Indonesia merupakan ajang kontestasi yang memiliki konsekuensi beragam. Kontestasi yang dimunculkan tak hanya tentang program yang diunggulkan akan tetapi sekelumit “orang belakang” siapa yang menjadi magnet bagi calon untuk melangkahkan diri di ranah politik ini. Lalu bagaimana kita mampu menjadi pemilih yang cerdas?

Cerdas itu artinya berpikir dahulu sebelum bertindak. Lalu kenapa kita harus menjadi pemilih cerdas ? tentu sudah jelas jawabannya, bahwa jangan sampai kita salah memilih pemimpin yang akan membuat negara mengalami degradasi, bukan hanya aspek riil tapi juga immateriil.

“Sejatinya baik atau buruknya sebuah bangsa ditentukan oleh siapa pemimpinnya”

Berikut tips menjadi pemilih cerdas :

  1. Cari tau latar belakang pasangan calon Pilkada

Latar belakang ini bukan hanya tentang keluarga, pendidikian, pekerjaan, aktivitasnya akan tetapi tengoklah latar belakang kenapa Ia maju dan “siapakah” orang dibalik mereka

  1. Cari tau program yang ingin diwujudkan

Program-program apa yang menjadi andalan mereka dan program apa yang realistis untuk dilaksanakan. Jangan terkecoh dengan program yang luar biasa padahal sebenarnya tidak realistis untuk diterapkan

  1. Tidak menjadi orang yang pribadinya “lower”

Pribadi atau orang Lower merupakan orang memiliki kepribadian rendah, yaiu mereka yang suka mengadu domba berbagai pihak. Karakteristik ini suka menyebarkan tulisan atau berita negatif di media sosial untuk salin menjatuhkan lawannya. Jika kita merasa bahwa pasangan calon pilihan kita paling baik dan yang lain buruk, maka lakukan ajakan dengan baik pula dan tidak saling menjatuhkan. Yang terpenting adalah melihat kualitas karakteristik diri, program yang akan diwujudkan, dan untuk siapa sebenarnya dia berdiri di kancah kontestasi ini.

  1. Menjadi warga negara yang baik

Menjadi warga yang baik yaitu dengan mendukung segala ketetapan yang nantinya diumumkan. Jangan sampai risuh bahkan terjadi pertengkaran antar saudara hanya karena perbedaan pilihan pasangan calon. Ini nampaknya hal sepele akan tetapi sangat memiliki resiko tinggi untuk memecah belah persatuan negara

  1. Selamat menjadi pemilih yang bijak

 

Semoga Indonesia menjadi Lebih Baik dan Bermartabat dengan pemimpin yang akan terpilih nantinya.

*Foto diatas merupakan pertemuan saya dengan Bapak Calon Pilgub tahun 2016 lalu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s